SISI LAIN FESTIFAL ANAK LAMPUNG TIMUR 2017

SISI LAIN FESTIFAL ANAK LAMPUNG TIMUR 2017

Foto : Pedagang Burung di Festifal Anak Lamtim 2017


PPDalduk, LAMPUNG TIMUR – Pelaksanaan berbagai festival di Lampung Timur menyisakan cerita berbeda dari sudut pandang pedagang/ pengusaha kecil yang ikut merasakan dampak dari berbagai festival tersebut, PP Dalduk Lampung Timur mencoba menggali informasinya pada Pelaksanaan Festifal Anak Lampung Timur 2017 di Sukadana, Rabu (18/10/2017).


Berbagai even festival yang diadakan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur ditanggapi beragam oleh masyarakat, banyak warga desa yang semakin termotivasi untuk memajukan potensi wisata di desanya, seperti di Desa Braja Harjosari yang semakin dikenal sebagai Desa Wisata, sebagian warga masih ada yang bertanya-tanya tentang tujuan dari diadakannya berbagai festival di Bumei Tuwah Bepadan ini.


Di salah satu sudut sekitar Gedung Pusiban,  tempat dilaksanakannya Festifal Anak Lampung Timur 2017, seorang pedagang burung tampak sedang menata dagangannya. Burung-burung kecil yang sudah diberi berbagai warna terang dan cukup menarik perhatian anak-anak yang ada di situ.


Pria berbaju orange-hitam yang mengenakan tas selendang berukuran sedang itu tersenyum ramah ketika PP Dalduk menghampiri dan meminta tanggapannya tentang festifal-festifal di Lampung Timur.


“Tanggapannya? Ya baguslah buat pedagang”, jawabnya sambil memperbaiki posisi kandang burung dagangannya.


Pria berumur  sekitar 45 tahun itu menyampaikan bahwa selama ada festifal di Lampung Timur, Ia hampir selalu datang untuk berdagang, karena pasti ramai dan banyak yang membeli dagangannya.


“Penghasilannya ya lumayan”, sambungnya lagi.


Pedagang kecil itu adalah salah satu dari sekian pedagang kecil yang mencoba meraup rejeki dari para pengunjung Festival Anak, ada juga pedagang es, penjual balon mainan, pedagang makanan kecil yang hampir selalu ada di setiap festival yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.


Pemkab Lampung Timur memang terlihat sangat fokus terhadap upaya memajukan pariwisata di daerah ini. Melalui promosi wisata dengan berbagai festival, diharapkan wisatawan akan tertarik untuk berkunjung, sehingga perekonomian masyarakat sekitar lokasi wisata tersebut akan ikut tergerak, dan efek domino pun bisa terus terjadi di sektor lainnya.


Fenomena macet total pada jalur masuk menuju lokasi festival Way Kambas tahun 2016 yang lalu menunjukkan bahwa jumlah pengunjung yang datang jauh lebih tinggi dari prediksi panitia, dan itu berarti bahwa promosi yang dilakukan Pemkab Lampung Timur dan pihak-pihak lain yang mendukung kegiatan tersebut telah berhasil menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan. Efeknya pun telah diakui oleh para pedagang di sekitar Taman Nasional Way Kambas yang omzetnya naik drastis dari tahun-tahun sebelumnya. Tentu tahun ini panitia akan lebih siap dalam mengantisipasi kemacetan seperti itu, karena evaluasi selalu dilakukan.


Kembali ke Festival Anak di gedung Pusiban Sukadana, para pedagang kecil itu juga menyambut baik adanya penyelenggaraan berbagai festival di Lampung Timur, karena semakin ramai pengunjung juga berarti akan semakin banyak transaksi ekonomi yang terjadi.


“Lampung Timur Sukses”, pungkas pedagang burung tersebut tanpa sempat menyebutkan namanya. (ES/RT)


Foto                 : Eva Susanti, SKM, MM


#LamtimLovers


#GhamLamtim


#VoiceOfLamtim




Comments

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library 'C:\Program Files (x86)\PHP\v5.6\ext\php_mysql.dll' - The specified module could not be found.

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: